Assignment 8-UR101-EKA DIAN ASTUTI

Pertanyaan:

  1. Jelaskan definisi Salam!

  2. Sebutkan dalil yang menjelaskan tentang hukum Salam!

  3. Sebutkan dan jelaskan lima rukun Salam!

  4. Sebutkan Syarat-syarat Salam!

  5. Bagaimana akad salam seharusnya dilakukan?

Status:

100% sudah mengerjakan

Keterangan:

Sudah mengerjakan dengan baik dan benar

Bukti :

1. Jelaskan definisi Salam!

Salam adalah cara bagi seseorang (juga binatang) untuk secara sengaja mengkomunikasikan kesadaran akan kehadiran orang lain, untuk menunjukkan perhatian, dan/atau untuk menegaskan atau menyarankan jenis hubungan atau status sosial antar individu atau kelompok orang yang berhubungan satu sama lain.

2.Sebutkan dalil yang menjelaskan tentang hukum Salam!

rtinya: “Apabila kamu membersihkan sesuatu dengan sesuatu, maka balaslah itu dengan yang lebih baik dari milikmu, atau balaslah dengan itu (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungankan segala sesuatu”.

Selain itu menjawab salam kepada sesama muslim adalah hak bagi orang yang mengucapkan salam tersebut untuk dijawab atau dibalas. Hal ini dijelaskan dalam hgadist yang diriwayatkan oleh Muslim, yang artinya “Dari Abu Hurairah r a. berkata Bahwa Rasulullah Saw. Mengatakan: “Hak seorang muslim atas muslim lainnya ada enam perkara: bilamana bertemu dengannya, sampaikanlah salam; jika ia mengundangmu, maka penuhilah undangannya; bila ia minta nasihat, berilah ia nasihat; apabila ia bersin dan mengucapkan “al-Hamdulillah”, ‘ maka jawablah dengan “Yarhamukallah”, apabila ia sakit, maka jenguklah; dan apabila ia mati, antarkanjenazahnya.” (HR.Muslim).”

Dalam hadist lain, Abu Hurairah berkata, bahwa Rasululah bersabda:

الْمُسْلِمِ لَى الْمُسْلِمِ السَّلَامِ ادَةُ الْمَرِيضِ اتِّبَاعُ الْجَنَائِزِ ابَةُ الدَّعْوَةِ الْعَاطِسِ

“Hak sesama Muslim ada lima: membalas salamnya, menjenguknya ketika sakit, mengikuti jenazah yang dibawa ke kuburan, memenuhi undangannya dan ber-tasymit ketika ia bersin” (HR. Bukhari no.1164, Muslim no.4022).

 

3.Sebutkan dan jelaskan lima rukun Salam!

•Muslim, yaitu pembeli (al-musytari), disebut pula dengan robbussalam.

•Muslam ilaih (penjual).

•Muslam fiih, yaitu barang yang dijual.

•Ro’sul maal, yaitu harga atau upah.

▪︎Shighah, yaitu ijab dan qabul.

Akad salam disebut juga akad salaf. Secara bahasa, keduanya memiliki makna yang serupa, yakni “menyegerakan modal dan mengemudiankan barang”.

Mengutip jurnal Akad Salam Dalam Transaksi Jual Beli tulisan Saprida (2016), ulama Syafi’iyah dan Hanabilah menyatakan bahwa salam adalah akad atas barang pesanan dengan spesifikasi tertentu yang ditangguhkan penyerahannya pada waktu tertentu, dengan pembayaran dilakukan secara tunai di majlis akad.

Selaras dengan pendapat tersebut, ulama Malikiyyah menjelaskan bahwa salam adalah akad jual beli di mana pembayaran dilakukan secara tunai, sedangkan barang diserahkan kemudian dengan jangka waktu tertentu sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati oleh penjual dan pembeli

4. Sebutkan Syarat-syarat Salam!

a.Berarti pembayaran dilakukan terlebih dahulu.

b. Barangnya menjadi hutang bagi si penjual.

c. Barangnya dapat diberikan sesuai waktu yang dijanjikan.

d.Berarti pada waktu yang dijanjikan barang itu harus sudah ada

5. Bagaimana akad salam seharusnya dilakukan?

Jual beli salam adalah akad jual beli barang pesanan diantara pembeli jual beli salam adalah akad jual beli barang pesanan diantara pembeli dengan penjual. Spesifikasi dan harga barang pesanan harus sudah disepakati di awal akad, sedangkan pembayaran dilakukan di muka secara penuh.

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment

X