Assignment 9 – Nova Syahrani Arasid – UR101

Jawablah 5 (Lima) pertanyaan yang ada di bawah ini, pahami satu per satu untuk menghindari kesalahan dalam pengerjaan tugasnya:

    1. Apa definisi dari Istishna’?
    2. Sebutkan rukun dan syarat Istishna’!
    3. Apa dasar hukum Istishna’?
    4. Apa syarat utama Istishna’?
    5. Jelaskan ketentuan umum Istishna’?

Status:

100% sangat baik

Keterangan :

Mengerjakan dengan teliti

Bukti :

  1. Apa definisi dari Istishna’?

Jawaban :

Istishna adalah akad jual beli dalam bentuk pemesanan pembuatan barang tertentu dengan kriteria dan persyaratan tertentu yang disepakati antara pemesan (pembeli/mustashni’) dan penjual (pembuat/shani’).akad pemesanan suatu barang dari pihak 1 (pemesan) ke pihak 2 (produsen). Adapun dalam Istishna, pemesan memiliki kriteria sendiri untuk dibuatkan barang tersebut oleh produsen. Singkat kata, produsen harus membuatkan barang pesanan sesuai dengan keinginan pemesan.

2. Sebutkan rukun dan syarat Istishna’!

Jawaban :

Rukun                                      Syarat Istishna

a. Transaktor                          a. Ba’i istishna’

b. Objek Istishna’                   b.Dalam ba’i istishna

c. Shighat (ijab qabul)           c. Pembayaran dalam ba’i istishna’

d. Setelah akad jual beli pesanan mengikat, tidak satupun boleh tawarmenawar                                                                         kembali terhadap isi akad yang sudah disepakati.
e. Jika objek dari barang pesanan tidak sesuai dengan spesifikasi, maka
pemesanan dapat menggunakan hak pilihan (khiyar) untuk
melanjutkan atau membatalkan pemesanan.12

3. dasar hukum Istishna’?

Jawaban

1. Masyarakat  telah mempraktikkan istishna secara luas tanpa ada keberatan

2. Dalam syariah di mungkinkan adanya penyimpangan terhadap qiyas berdasarkan  ijma ulama

3. Istishna di dasarkan atas kebutuhan masyarakat sesuai dengan aturan umum mengenai kebolehan kontrak selama tidak bertentangan dengan nash atau aturan syariah

4. Apa syarat utama Istishna’?

Jawaban :

Sama dengan pembiayan salam yakni spesifikasi barang dapat di tentukan dengan jelas  umumnya pembiayaan istishna di lakukan untuk membiayai pembangunan kontruksi

a) Kedua pihak yang melakukan transaksi akad jual beli istishna’
haruslah yang berakal, dan mempunyai kekuasaan dalam
melakukan jual beli.
b) Kedua pihak harus saling ridha tidak saling mengingkari janji.
c) Barang yang akan dibuat harus jelas, misalnya seperti: jenis,
macam, ukuran, mutu, dan sifatnya, karena barang yang akan
diperjual belikan harus diketahui dengan jelas.

5. Jelaskan ketentuan umum Istishna’?

Jawaban :

Spesifikasi barang pesanan harus jelas seperti jenis macam ukuran mutu dan jumlah harga jual yang telah di sepakati di cantumkan dalam akad istishna dan tidak boleh berubah selama berlakunya akad jika terjadi perubahan dari kriteria pesanan dan terjadi perubahan harga setelah akad di tanda tangani maka seluruh biaya tambahan tetap di tanggung nasabah.

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment

X