Assignment 9 UR101 – Risma Nurmala PK2

Pertanyaan :

Assignment 9

Jawablah 5 (Lima) pertanyaan yang ada di bawah ini, pahami satu per satu untuk menghindari kesalahan dalam pengerjaan tugasnya:

    1. Apa definisi dari Istishna’?
    2. Sebutkan rukun dan syarat Istishna’!
    3. Apa dasar hukum Istishna’?
    4. Apa syarat utama Istishna’?
    5. Jelaskan ketentuan umum Istishna’?

Status : 100% dikerjakan

Keterangan : diselesaikan dengan baik

Bukti :

1. Apa definisi dari Istishna’?

Istishna‘ adalah akad jual beli dalam bentuk pemesanan pembuatan barang tertentu dengan kriteria dan persyaratan tertentu yang disepakati antara pemesan (pembeli, mustashni’) dan penjual (pembuat, shani’).

2. Sebutkan rukun dan syarat Istishna’!

– Adapun rukun-rukun istishna’ adalah sebagai berikut :
a. Produsen / pembuat barang (shaani’) yang menyediakan bahan bakunya
b. Pemesan / pembeli barang (Mustashni)
c. Proyek / usaha barang / jasa yang dipesan (mashnu’)
d. Harga (saman)
e. Serah terima / Ijab Qabul .

Syarat-syarat jual beli istishna’ adalah sebagai berikut :

a. Pihak yang berakal cakap hukum dan mempunyai kekuasaan untuk melakukan jual beli

b. Ridha / keralaan dua belah pihak dan tidak ingkar janjic. Apabila isi akad disyaratkan Shani’ hanya bekerja saja, maka akad ini bukan
lagi istishna, tetapi berubah menjadi akad ijarah
d. Pihak yang membuat barang menyatakan kesanggupan untuk mengadakan /
membuat barang itu
e. Mashnu’ (barang / obyek pesanan) mempunyai kriteria yang jelas seperti
jenis, ukuran (tipe), mutu dan jumlahnya
f. Barang tersebut tidak termasuk dalam kategori yang dilarang syara’ (najis,
haram, samar/ tidak jelas) atau menimbulkan kemudratan.

3. Apa dasar hukum Istishna’?

Akad istishna’ adalah akad yang halal dan didasarkan secara sayr’i di atas petunjuk Al-Quran, As-Sunnah dan Al-Ijma’ di kalangan muslimin. Dasar hukum menurut Al- Qur’an

QS. Al – Baqarah : 275 bahwa orang – orang yang memakan riba), artinya mengambilnya. Riba itu ialah tambahan dalam muamalah dengan uang dan bahan makanan, baik mengenai banyaknya maupun mengenai waktunya, (tidaklah bangkit) dari kubur- kubur mereka (seperti bangkitnya orang yang kemasukan setan disebabkan penyakit gila) yang menyerang mereka; minal massi berkaitan dengan yaquumuuna. (Demikian itu), maksudnya yang menimpa mereka itu (adalah karena), maksudnya disebabkan mereka (mengatakan bahwa jual-beli itu seperti riba) dalam soal diperbolehkannya.

4. Apa syarat utama Istishna’?

Syarat utama istishna’ adalah sama dengan pembiayaan salam yakni spesifikasi barang dapat ditentukan dengan jelas. Umumnya pembiayaan istishna’ dilakukan untuk membiayai pembangunan konstruksi.

5. Jelaskan ketentuan umum Istishna’?

Ketentuan terjadinya akad istishna salah satunya yaitu :

  • Spesifikasi dan harga barang pesanan disepakati oleh pembeli dan penjual pada awal akad.
  • Spesifikasi arang pesanan harus jelas dan sesuai dengan karakteristik yang telah disepakati antara pembeli dan penjual.

 

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment

X