Cermi3-Sya Sya Nabila-2281475968-UR101

Hai semua..

Saya Syasya Nabila dengan NIM 2281475968, pada hari Rabu tanggal 28 September 2022 kita melaksanakan matkul Pancasila, Mata kuliah ini kita melakukan Sharing Santai di ruangan Blue Ocean (BO).

Tapi sebelum itu kita melakukan absensi seperti biasa yang dilakukan dirungan Blue Ocean (BO), Lalu setelah semuanya sudah melakukan absensi kita lansgung melakukan sharing santai.

sharing sanati kali ini yang menjadi pembicara yaitu bapak Siroj, Kita membahas tentang peran Fiqih dalam Ibadah.

A. Definisi Fiqih Ibadah

Fiqih Ibadah ialah ilmu yang menjelaskan tentang dasar-dasar hukum-hukum islam, khususnya dalam ibadah seperti Shalat, Zakat, Haji, Qurban, Thaharah dll-Nya yang semua itu merupakan rasa syukur, dan ketaatan menjalankan perintah Allah swt demi untuk mecapai ridha Allah swt.

B. Ibadah Menurut Para Ulama

Ibadah secara etimologi berasal dari kata bahasa Arab yaitu “abida-ya’budu-‘abdan-‘ibaadatan” yang berarti taat, tunduk, patuh dan merendahkan diri. Kesemua pengertian itu mempunyai makna yang berdekatan. Seseorang yang tunduk, patuh dan merendahkan diri dihadapan yang disembah disebut “abid” (yang beribadah).

C. Bentuk Ibadah Kepada Allah SWT dibagi menjadi dua 

Ibadah Mahdhah
Ibadah mahdhah ialah ibadah dalam arti sempit yaitu aktivitas atau perbuatan yang sudah ditentukan syarat dan rukunnya, Maksudnya syarat itu hal-hal yang perlu dipenuhi sebelum suatu kegiatan ibadah itu dilakukan. Sedangkan rukun itu hal-hal, cara, tahapan atau urutan yang harus dilakukan dalam melaksanakan ibadah itu.

Contoh sederhana ibadah mahdhah adalah shalat. Shalat adalah ibadah mahdhah karena memang ada perintah (dalil) khusus dari syariat. Sehingga sejak awal mulanya, shalat adalah aktivitas yang diperintahkan (ciri yang pertama). Orang mengerjakan shalat, pastilah berharap pahala akhirat (ciri ke dua). Ciri ketiga, ibadah shalat tidaklah mungkin kita ketahui selain melalui jalur wahyu. Rincian berapa kali shalat, kapan saja, berapa raka’at, gerakan, bacaan, dan seterusnya, hanya bisa kita ketahui melalui penjelasan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bukan hasil dari kreativitas dan olah pikiran kita sendiri.

Ibadah Ghairu Mahdhah

Ibadah yang tidak murni ibadah memiliki pengertian yang berkebalikan dari tiga ciri di atas. Sehingga ibadah ghairu mahdhah dicirikan dengan:

pertama ibadah (perkataan atau perbuatan) tersebut pada asalnya bukanlah ibadah. Akan tetapi, berubah status menjadi ibadah karena melihat dan menimbang niat pelakunya.

kedua maksud pokok perbuatan tersebut adalah untuk memenuhi urusan atau kebutuhan yang bersifat duniawi, bukan untuk meraih pahala di akhirat.

ketiga amal perbuatan tersebut bisa diketahui dan dikenal meskipun tidak ada wahyu dari para rasul.

Contoh sederhana dari ibadah ghairu mahdhah adalah aktivitas makan. Makan pada asalnya bukanlah ibadah khusus. Orang bebas mau makan kapan saja, baik ketika lapar ataupun tidak lapar, dan dengan menu apa saja, kecuali yang Allah Ta’ala haramkan. Bisa jadi orang makan karena lapar, atau hanya sekedar ingin mencicipi makanan. Akan tetapi, aktivitas makan tersebut bisa berpahala ketika pelakunya meniatkan agar memiliki kekuatan (tidak lemas) untuk shalat atau berjalan menuju masjid. Ini adalah ciri pertama.

D. Prinsip Fiqih Ibadah 

Agar aktifitas fiqih ibadah dapat diterima disisi Allah SWT, ada sejumlah prinsip yang harus dipenuhi. Merujuk buku Modul Fiqih Ibadah oleh Rosidin, prinsip fiqih ibadah tersebut di antaranya:

Muraqabah 

Muraqabah adalah seseorang beribadah seakan-akan Allah SWT mengawasinya. Dia yakin bahwa Allah SWT senantiasa bersamanya dalam setiap aktivitas, gerak maupun diam.

Ikhlas

Makna dari ikhlas adalah seseorang beribadah semata-mata karena mengharapkan ridha Allah SWT. Tidak begitu memperdulikan harapan mendapatkan pahala maupun takut siksa. Termasuk juga, mencegah diri dari riya, yaitu beramal agar mendapatkan perhatian dari manusia.

Disiplin Waktu

Hendaknya, seseorang yang ingin mengerjakan ibadah harus sesuai dengan waktunya.  Bahkan, yang lebih baik adalah bergegas beribadah di awal waktu. Misalnya, sudah masuk waktu zuhur, maka tundalah dahulu pekerjaan yang sedang dilakukan untuk melakukan salat zuhur.

E. Dalil Tentang Fiqih Ibadah

قُلْ اِنَّمَآ اَنَا۠ بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ يُوْحٰٓى اِلَيَّ اَنَّمَآ اِلٰهُكُمْ اِلٰهٌ وَّاحِدٌۚ فَمَنْ كَانَ يَرْجُوْا لِقَاۤءَ رَبِّهٖ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَّلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَة رَبِّهٖٓ اَحَدًا ࣖ

Artinya: “Katakanlah (Muhammad), Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang telah menerima wahyu, bahwa sesungguhnya Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Maka barangsiapa mengharap pertemuan dengan Tuhannya maka hendaklah dia mengerjakan kebajikan dan janganlah dia mempersekutukan dengan sesuatupun dalam beribadah kepada Tuhannya.” (QS. Al Kahfi: 110).

Ibnu Katsir RA menjelaskan maksud ayat di atas dalam Tafsirnya, maksud dari kalimat “Maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh” adalah mencocoki syariat Allah (mengikuti petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam).

Sementara pada kalimat “Janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya” maksudnya, yakni selalu mengharap wajah Allah semata dan tidak berbuat syirik pada-Nya.

Dalil dalam hadis

Hadis pertama dari ‘Umar bin Al Khottob, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niat. Dan setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Barangsiapa yang berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya adalah pada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa yang hijrah karena dunia yang ia cari-cari atau karena wanita yang ingin ia nikahi, maka hijrahnya berarti pada apa yang ia tuju (yaitu dunia dan wanita).”

Hadis kedua dari Ummul Mukminin, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam agama kami ini yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak.”

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

4 Comments

  • sondangvisiana

    October 5, 2022 - 1:16 pm

    Mantapp keren syaa🤩🤩

  • anandhafitriani

    October 5, 2022 - 1:16 pm

    Widihhhh keren nih

  • jais nur fauzi

    October 5, 2022 - 9:28 pm

    Gg sekali andaa

  • Sheila Aulia Anjani

    October 5, 2022 - 9:50 pm

    Mantap syaaa 🤩👍

Leave a comment

X