UR101 – Assignment 9 – Hikmal Baedowi – 2281475321

Pertanyaan

 

1.Apa definisi dari Istishna’?

 

2.Sebutkan rukun dan syarat Istishna’!

 

3.Apa dasar hukum Istishna’?

 

4.Apa syarat utama Istishna’?

 

5.Jelaskan ketentuan umum Istishna’?

 

Hwaiting ^^

 

Status :

 

100 % Tercapai

 

Keterangan :

 

Saya sudah mengerjakan assignment ini dengan baik dan benar

 

Bukti :

1.Apa definisi dari Istishna’?

Istishna adalah bentuk transaksi yang menyerupai jual beli salam jika ditinjau dari sisi bahwa objek (barang) yang dijual belum ada. Barang yang akan dibuat sifatnya mengikat dalam tanggungan pembuat (penjual) saat terjadi transaksi.

2.Sebutkan rukun dan Syarat istishna’?

 Rukun Istishna’ 
 
Dalam pelaksanaan akad
Istishna’
harus memenuhi rukun Istishna’ seperti berikut ini:
 1) Pelaku akad, yaitu
 Mustashni’
(pembeli) adalah pihak yangmembutuhkan dan memesan barang, dan
 shani’
(penjual) adalahpihak yang memproduksi barang pesanan. 
2)Objek akad, yaitu barang atau jasa (mashn
u) dengan spesifikasinya dan harga (tsama).
3)Shighat, yaitu Ijab dan qabul.
 
b.Syarat Istishna’ 
Dalam pelaksanaan akad Istishna’ harus memenuhi syarat Istishna’ 
seperti berikut ini: 
1.)Istishna’

mengikat setelah masing-masing pihak sepakat atas barang yang dipesan.
2.Istishna’dapat dilakukan pada barang yang bisa dipesan.
3) Dalam Istishna’, identifikasi dan deskrifsi barang yang dijual harussesuai permintan pemesan.
4.)Pembayaran dalam Istishna’
dilakukan pada waktu dan tempatyang disepakati.
5.Setelah akad jual beli pesanan mengikat, tidak satupun boleh tawarmenawar kembali terhadap isi akad yang sudah disepakati.
6.Jika objek dari barang yang dipesan tidak sesuai dengan spesifikasi,maka pemesan dapat menggunakan hak pilihan (khiyar)
untukmelanjutkan ataau membatalkan pemesanan
3.Apa dasar hukum Istishna’?
Akad istishna’ adalah akad yang halal dan didasarkan secara sayr’i di atas petunjuk Al-Quran, As-Sunnah dan Al-Ijma’ di kalangan muslimin. Berdasarkan ayat ini dan lainnya para ulama’ menyatakan bahwa hukum asal setiap perniagaan adalah halal, kecuali yang nyata-nyata diharamkan dalam dalil yang kuat dan shahih.
4.Apa Syarat Utama Istishna’?
Sebagaimana diketahui, syarat sahnya jual beli istishna’ itu sendiri diantaranya ialah pihak yang bersangkutan berakal dan cakap hukum, mempunyai kekuasaan untuk melakukan jual beli, ridha dan tidak ingkar janji, pembuat barang menyatakan kesanggupannya, untuk barang / obyek pesanannya itu mempunyai kriteria yang jelas …
5.Jelaskan ketentuan umum Istishna’?
Adapun ketentuan-ketentuan terjadinya akad istishna adalah sebagai berikut. Spesifikasi dan harga barang pesanan disepakati oleh pembeli dan penjual pada awal akad. Harga barang tidak dapat berubah selama jangka waktu akad, kecuali telah disepakati oleh kedua belah pihak.

 

 

 

 

 

 

 

 

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment

X